KARTA NYAWIJI WUNGKUL UJWALA
Komo adalah Asmara, Joyo bermakna Kokoh dan Ratih bermakna lemah-lembut. Hikayat Komojoyo-Komoratih merupakan simbol kegigihan sayang, tresno, welas sekaligus asih sang Arjuna (titisan Awatara, teman dekat Bhatara Wisnu) kepada Demi Woro Sembrodo (titisan Dewi Sri) agar bersatu dalam padan kehidupan duniawi. 
 
Konsep ilustrasi "Ngunduh Mantu" pernikahan ini menampilkan pose loro blonyo sebagai simbol kelanggengan dan welas asih. Sosoknya berganti menjadi komojoyo-komoratih (arjuna & wara sembrodo) sebagai penegas simbol sayang dan tresno. Ilustrasi komojoyo - komoratih akan duduk berdampingan di taman yang dipenuhi dengan simbol kesejahteraan lan kemakmuran, sementara mentari mulai bersinar dari tengah pucuk meru moksa yang bergandengan menerangi seikat jalan yang dipenuhi hamparan alam. Sengkalan memet berawal dari tanggal ngunduh mantu; 4 Mei 2013—yang disingkat menjadi 4513 agar sesuai dengan watak bilangan candra sengkalan yaitu;  3 :: Karta (makmur, sejahtera), 1 :: Nyawiji (Menjadi Satu), 5 :: wungkul (utuh), 4 :: ujawala (sinar) dan bermakna sinar yang utuh menyatukan kemakmuran
KARTA NYAWIJI WUNGKUL UJWALA
41
1602
8
Published:

KARTA NYAWIJI WUNGKUL UJWALA

Ngunduh mantu / Reception Wedding Invitation for Danang And Reysa.
41
1602
8
Published:

Tools