Cara Memilih Benih Bawang Daun Unggul

Cara memilih benih bawang daun unggul itu bukan hal yang sulit, bukan juga hal yang mudah. Mengapa demikian? Karna, untuk mendapat hasil yang baik kita juga harus memilih bibit yang unggu.

Dibawah ini kita akan mengetahui cara memilih benih bawang daun unggul dengan mudah namun tidak menyulitkan. Yang pasti dengan harga yang terjangkau juga untuk membelinya.



Tips Memilih Bibit Bawang Daun

1. Allium porum L, merupakan bawang yang tidak berumbi dan memiliki daun yang lebih lebar dibandingkan dengan bawang merah maupun bawang putih lainnya, pelepahnya yang panjang, liat, dan bagian dalam daun berbentuk pipih.

2. Allium schoercoprasum, mempunyai daun yang kecil, panjang, rongga di dalam daun kecil berwarna hijau, dan memiliki umbi kecil.

3. Allium fistulosum, daunnya yang bulat memanjang dengan rongga yang dalam daunnya menyerupai pipa, dan tidak semuanya berumbi.

Bawang daun yang merupakan famili Liliaceae ini mempunyai bau dan rasa yang khas, sehingga digunakan untuk campuran masakan seperti soto, sop dan lainnya yang memiliki citarasa yang kuat, maka dari itu banyak perusahan produsen mie instan membutuhkannya.
PERSYARATAN TUMBUH BAWANG DAUN
1. Siapan Benih Bawang Daun Yang Akan Ditanam

Ada 2 jenis benih bawang daun yaitu dari biji atau dari tunas anakannya. Tunas anakan ini dapat diperoleh dengan cara memisahkan anakan yang sehat dan bagus pertumbuhannya dari induk bawang daun. 

Benih bawang dari biji ini memiliki kelemahan dalam jangka waktu panen lebih lama dibandingkan dengan benih yang berasal dari tunas anakan.


2. Cara Menyemai Bibit Bawang Daun

Bibit yang berasal dari tunas ini dapat langsung ditanam di lapangan dengan mengurangi perakarannya, cara menguranginya yaitu dengan penguapan. 

Sebelumnya benih dari biji harus disemai sebelum ditanam. Media penyemaian ini berupa campuran pupuk kandang dan tanah yang digemburkan.

Selanjutnya biji disebar secara merata kemudian ditutup sedikit dengan lapisan tanah tipis (ketebalannya 0,5 sampai 1 cm) disiram secukupnya. Bibit dapay dipindahkan ke lapangan apa bila telah tumbuh 2-3 helai daun.


3. Menyiapkan Lahan dan Penanaman Budidaya Bawang Daun

Lahan yang akan digunakan sarus digemburkan terlebih dahulu, kemudian tambahkan pupuk kandang. Hal ini dilakukan agar bawang daun dapat tumbuh subur. 

Kemudian siapkan tanggulan yang cukup lebar kisaran 1 m sampai 1,2 m panjangnya dapat disesuaikan dengan lahan. Jarak antar tanggulan dibuat dengan kedalaman kurang lebih 30 cm dan lebar 30 cm.

Jarak sangat diperlukan agar pengairan lancar, jarak tanam pun harus diperhatikan yaitu berkisar 20 cm x 25 cm, 25 cm x 25 cm atau 20 cm x 30 cm. Penanaman dilakukan dengan cara memasukkan bibit dalam bentuk tunas anakkan kedalam sebuah lubang kecil yang sudah dibuat dengan posisi yang tegak berdiri.

4. Perawatan Bawang Daun

Penyingkiran gulma dapat dilakukan bersamaan dengan pendangirannya, selain itu tujuannya untuk menggemburkan tanah yang mungkin mengalami pemadatan. Selain pangkal batangpun harus dengan posisi terkubur. Ini diperlukankarna cara tersebut dapat menumbuhkan warna putih pada batang daun bawang.

Bawang daun yang berkualitas akan memilikii batang semu berwarna putih dengan tanaman yang cukup panjang. Batang semu yang berwarna putih ini memiliki rasa lebih enak dari pada batang yang berwarna hijau dan liat sehingga kurang disukai.

Sangat dianjurkan saat menimbun batang dilakukan secara bertahap tidak membusuk batangnya terutama saat tanaman masih muda. Penyiramannya juga harus dilakukan ini dilakukan apabila dalam masa tanam di musim  terutama bila bawang daun ditanam pada musim kemarau, sedangkan apabila ditanam dimusim penghujan drainase harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi genangan air di lahan.
Sekian Pembahasan mengenai cara memilih daun bawang unggul, mudahkan? Untuk Anda yang sudah memiliki rencana membudidayakan bawang daun, diatas adalah tips mudah yang bisa dicoba. Anda juga bisa mengetahui tentang cara memilih benih bawang daun.